Rabu, 04 Januari 2012

Allah Melihat Kita (Muraqabatullah)

 Assalamu'alaikum..

Materi Mentoring Pertama,
Mulai jja yuk,,
qt belajar bersama.

        Sebenarnya pengawasan terhadap manusia itu ada tiga macam lho. Mau tau ngga? 

atau jangan-jangan udah ada yang tau lagi? Oke dech, saya kasih tau aja yach.  


1. Pengawasan Allah  

2. Pengawasan Malaikat  



Kalian sudah tahu khan malaikat yang bertugas mencatat amalan-amalan manusia. Ada yang berani jawab ngga? Masa sich ngga ada yang berani? Apa harus ditunjuk? Ya!!! Tepat sekali!! Kedua malaikat itu adalah Malaikat Raqib dan Atid. Ada yang bisa memberitahu apa tugas mereka?  

Kedua malaikat itu mencatat semua amalan kita (baik yang jelek maupun yang baik) dalam sebuah buku rapor. Pada saat kita dihisab nanti buku itu akan memperlihatkan semua amalan kita.  

Makanya mulai sekarang, kita harus memperbanyak amalan-amalan kita biar nanti rapornya ngga ada nilai merahnya.  


3. Pengawasan Panca Indera  



Kalian pasti sudah tahu bahwa pada saat di akhirat nanti yang bersaksi bukanlah mulut kita, akan tetapi semua anggota badan kita.  

Si tangan akan menceritakan dia dipergunakan untuk apa saja. Apakah ia digunakan untuk menjahili teman, misalnya nyubitin teman, mukulin teman, atau malah digunakan untuk perbuatan baik seperti membantu ibu memcuci piring, dll. Atau si mata yang bersaksi bahwa selama ia di dunia ia digunakan untuk membaca Al-Qur'an dan bukannya digunakan untuk melihat hal-hal yang tidak baik.  


Wah… sudah pada cape plus ngantuk yah? Biar ngga pada ngantuk, saya kasih satu bonus cerita. Mau ngga?  pasti 9a mw ya ^^


 Intinya,
Ada gula ada semut. Setiap amalan pasti ada hasilnya. Jika kita sudah menyadari bahwa Allah selalu menyertai kita, maka kita akan memetik buahnya. Buah itu adalah :  


1. Istiqamah  



Istiqamah artinya ketetapan hati. Jadi, meskipun teman kita ketika ulangan menyontek, kita tidak akan mengikuti perbuatan mereka. Kita akan yakin bahwa Allah melihat semua perbuatan kita. Walaupun nilai kita berada di bawah nilai teman yang menyontek, kita seharusnya tidak bersedih hati. Malah kita harus berlapang dada. Kenapa?? Karena walaupun nilai kita kecil tapi setidaknya kita sudah dapat nilai tambah di mata Allah.  


2. Jujur  



Dengan merasa adanya pengawasan Allah maka kita akan senantiasa berbuat jujur di mana pun karena kita yakin Allah akan melihat perbuatan kita.  


3. Ikhlas  



Dengan adanya pengawasan Allah, mudah-mudahan dapat menjadikan segala perbuatan kita ditujukan karena Allah, bukan karena yang lain.  

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar